Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guruh Soekarnoputra: Film Soekarno Jangan Abaikan Validitas Sejarah

Guruh meminta agar nantinya Film Soekarno dapat menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada para siswa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra mengapresiasi atas diproduksinya 'Film Soekarno'. Menurutnya, apa yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan langkah positif dalam melestarikan sejarah Indonesia.

Dalam pesan yang dibacakan oleh Toto Suryawanputra, Guruh meminta agar nantinya 'Film Soekarno' dapat menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada para siswa atau siswi yang menonton film tersebut.

"Tentunya validitas sejarah dalam 'Film Soekarno' tidak boleh diabaikan," kata Guruh, Kamis (5/9/2013).

Guruh pun meminta agar 'Film Soekarno' tidak dibuat secara tergesa-gesa. Agar nilai sejarah yang terjadi pada saat masa hidup Soekarno tidak hilang.

Film Soekarno mengisahkan sang proklamator selama masa pengasingan di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Selama empat tahun sejak 1934-1938 Soekarno diasingkan di Flores.

Empat tahun di pengasingan yang jauh dari habitus politiknya, membuat Soekarno mengalami keterasingan eksistensial paling parah di sepanjang hidupnya.

Namun ditengah keterasingan secara sosial-politik, Soekarno bukannya menjadi tak berdaya, namun menemukan kekuatan baru dalam melawan kolonialisme dan imperialisme.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas