Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Effendi Ghazali Tantang KPU Jelaskan Alasan Gandeng Lemsaneg

KPU ditantang untuk menjelaskan alasannya menggandeng Lemsaneg untuk mengamankan sistem informasi Pemilu 2014.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) ditantang untuk menjelaskan alasannya menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), dalam  pengamanan sistem informasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2014.

Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali menantang, KPU harus bisa menjelaskan alasan- alasannya tersebut secara terbuka kepada publik.

"Kita menantang secara terhormat dan elegan, agar KPU tampil untuk jelaskan apa yang menjadi alasan kerja sama dengan Lemsaneg," kata Effendi dalam diskusi Masyarakat Sipil Menolak Militer dalam Pemilu, "Siapa bisa jamin militer bisa independen?" di Jakarta, Minggu (6/10/2013).

Sebagai contoh sederhana, kata dia, bila kita sakit tentu akan berobat ke dokter untuk mengetahui penyakit yang diderita. Nantinya, dokter baru memberitahu penyakit yang kita derita apakah penyakit jantung, atau penyakit lainnya.

Begitu juga saat KPU menjalin kerja sama dengan Lemsaneg, menurutnya harus dijelaskan terlebih dahulu apakah penyakit KPU sehingga menggandeng Lemsaneg. Seperti kasus IT di 2004 dan 2009, harus dijelaskan terlebih dahulu oleh KPU mengapa di Pemilu 2014 libatkan Lemsaneg.

"KPU harus gelar konferensi pers tentang itu. Dari sana kita akan tahu apakah penyakit KPU tersebut, biar tidak ada rumor yang berkembang," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Effendi juga mengatakan, tidak ada di negara demokratis yang melibatkan militer dalam pengamanan IT.

"Di negara demokratis umumnya tidak dilibatkan dalam IT KPU-nya. Tolong kasih tahu saya kalau ada di negara demokratis yang militernya nya ikut serta dalam IT KPU-nya," cetusnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas