Anies: Saya Baru Nyatakan Siap Sudah Dikritik
Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengungkapkan beratnya mengikuti Konvensi Demokrat.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengungkapkan beratnya mengikuti Konvensi Demokrat. Hal itu diceritakan Anies saat berkunjung ke redaksi Tribunnews.com, Rabu (16/10/2013).
"Saya baru menyatakan siap sudah dikiritik padahal belum apa-apa," kata Anies.
Anies mengatakan konvensi Demokrat merupakan sebuah pilihan. Anies yakin bila tetap memikirkan kritik maka ia tidak akan mengikuti gelaran tersebut.
"Saya siap menjalani ini sebagai pilihan moral, kalau politis untung rugi pasti defisit," kata Anies.
Namun, Anies mengatakan pilihanya merupakan bagian dari perjalanan hidup yang dijalaninya. Ia pun membandingkan dengan peserta lainnya.
Bila pasangan lain telah memiliki tim sukses untuk mencapai presiden RI. "Yang lain sudah berhitung karena ingin menjadi Presiden," imbuhnya.
Anies menegaskan jika ia berambisi menjadi presiden maka sejak dulu telah bergabung dalam partai politik.
"Tapi saya yakin seperti Pak Jacob Oetama yang mementingkan pendidikan. Jadi ini soal kualitas manusia. Bagaimana caranya meningkatkan kualitas manusia. Kenyataannya lulusan universitas 8 persen sementara SD sebanyak 48 persen, bagaimana melawan Singapura," kata pengagas Gerakan Indonesia Mengajar itu.