Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Giliran Marzuki Alie Diserang Loyalis Anas

Mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap, Tri Dianto, mengkritik balik Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Marzuki Alie

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap, Tri Dianto, mengkritik balik Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Marzuki Alie yang menuduhnya mengitervensi KPK soal idenya agar KPK memeriksa SBY dan anaknya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

"Saya tidak intervensi KPK. Yang bisa intervensi yang punya kekuasaan, misalnya Ketua DPR atau yang lain," kata Tri kepada Tribunnews.com, Sabtu (2/11/2013).

Sebagai rakyat biasa Tri Dianto mengaku tak bisa intervensi KPK.

"Saya hanya saran agar KPK tidak takut. Kalau KPK takut dengan penguasa, rusaklah keadilan. Jadi, periksa dong Pak SBY dan Mas Ibas.

Jangan malah disembunyikan, dan saya hanya menyarankan sukur di tanggapi oleh KPK dan namanya saran kan bisa ditanggapi bisa tidak jadi kita serahkan ke penyidik KPK," kata dia.

Loyalis Anas Urbaningrum ini menyarankan demikian sebab jika KPK ingin menyelesaikan kasus Kongres Demokrat maka KPK harus memanggil Ibas selaku SC (Steering Comitee) dan SBY selaku ketua Dewan Pembina Demokrat.

"Mereka yang bertanggung jawab terlaksananya kongres partai Demokrat di Bandung," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tri yakin kalau Ibas dan SBY tidak dipanggil maka kasus Kongres tidak akan pernah selesai.

"Jadi KPK harus netral dan adil semua calon ketua umum di Kongres dipanggil tim sukses masing-masing calon dipanggil, pendukung masing-masing calon dipanggil dan penanggung jawab Kongres dipanggil jadi ini saran saya bukan intervensi," katanya.

Menurut dia pemanggilan Marzuki Alie oleh KPK sudah bagus namun sayangnya cuma dua jam diperiksa penyidik KPK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas