Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Korban Penculikan Aktivis 97-98 Kecam Ucapan Prabowo

Prabowo mengaku tidak terlibat kasus penculikan itu

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orangtua korban penculikan peristiwa 1997-1998 mengecam pernyataan mantan Danjen Kopassus yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pada wawancara dengan sebuah media nasional, Prabowo mengaku tidak terlibat kasus penculikan itu, walau pun belasan anak buahnya di Kopassus sudah terbukti melakukan penculikan.

Pian Siahaan, orangtua mahasiswa Perbanas yang hingga kini masih hilang, Ucok Munandar Siahaan di kantor Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2013) mengaku tidak percaya Prabowo tidak terlibat. Masalahnya Prabowo atas kasus itu juga dipensiunkan dini oleh dewan militer.

"Prabowo melepaskan tanggung jawab dalam rangka nyapres sehingga melepaskan diri atas kasus kemanusiaan ini," katanya.

"Pernyataan Prabowo yang mengatakan tak terlibat bagi kami sangat menyakitkan, kita semua tidak mau pemimpin kita adalah pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Mudah-mudahan setelah ini Prabowo mau menjelaskan," tambahnya.

Penculikan itu terjadi menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1997 dan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tahun 1998. Atas penculikan itu sembilan orang dilepaskan, dan tiga belas orang lainnya hingga kini belum jelas keberadaannya.

Ruyati Darwin ibunda dari Eten Karyana, mahasiswa semester akhir sastra Prancis Universitas Indonesia (UI) dalam kesempatan yang sama mengaku prihatin atas ucapan Prabowo.

"Kami berjuang menuntut keadilan, ini membangkitkan luka kami, karena korban adalah anak pertama kami, harapan hidup di masa yang akan datang," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Semoga Prabowo memikirkan lagi pernyataannya kami keluarga korban yang kehilangan segala-galanya," tambahnya.

Kordinator Kontras, Haris Azwar, dalam kesempatan yang sama menuturkan Prabowo harus mempertanggungjawabkan tindakan anak buahnya di Kopassus yang tergabung dalam tim Mawar yang melakukan penculikan-penculikan tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas