Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bundo Putri Laporkan Dugaan Korupsi Wali Kota Padang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kedatangan perempuan yang mengaku sebagai Bunda Putri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kedatangan perempuan yang mengaku sebagai Bunda Putri, Jumat (15/11/2013).

Dikawal sejumlah orang berpakaian lengkap adat Minang, kedatangan Bunda Putri ini bermaksud untuk bertemu Ketua KPK Abraham Samad.

Namun, bukan perkara dugaan suap impor daging sapi yang telah menjerat Luthfi Hasan yang akan dilaporkan ke Abraham, melainkan kasus korupsi yang diduga dilakukan oleh Wali Kota Padang, Sumatera Barat.

"Saya Bundo Putri. Bukan Bunda Putri. Saya tidak kenal sama Luthfi Hasan. Tapi Kalau SBY saya kenal, tapi bukan yang presiden, tapi Si Buyung anak saya," ujarnya di kantor KPK.

Pemilik nama asli Syafnina Wati ini kemudian mengatakan bahwa hanya kasus dugaan korupsi Wali Kota Padang yang akan dia tanyakan perkembangannya ke KPK. Bukan perkara lain, apalagi kasus impor daging sapi.

"Saya tahun 2011 pernah melaporkan korupsi pembangunan Pasar Raya Padang senilai Rp 44 miliar. Ini yang saya mau tanyakan ke Pak Abraham," kata dia.

Setelah beberapa saat diwawancarai wartawan, Bundo Putri pun langsung mengisi administrasi ke bagian penerimaan tamu. Bersama 2 orang yang mendampinginya, ia diizinkan masuk ke bagian Pengaduan Masyarakat (dumas) KPK.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas