Kapolri Minta Kapolda Jabar dan NTB Tanggulangi Kejahatan Jalanan
Kapolda baru, lanjutnya, bisa melakukan pemetaan berdasarkan analisia gangguan kamtibmas, peta konflik, dan peta politik.
Penulis:
Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman meminta Kapolda Jawa Barat (Jabar) Brigjen Mochammad Iriawan dan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Moechgiarto, melakukan cipta kondisi jelang Pemilu 2014.
Demikian diungkapkan Sutarman dalam acara serah terima jabatan Kapolda Jabar dan NTB bersama pejabat utama lainnya di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 6/12/2013).
"Khusus untuk Kapolda yang serah terima jabatan hari ini, segera membuat rencana pengamanan dengan melihat kerawanan dalam tiap tahapan Pemilu 2014," pinta Sutarman.
Kapolda baru, lanjutnya, bisa melakukan pemetaan berdasarkan analisia gangguan kamtibmas, peta konflik, dan peta politik.
"Siapkan dan rencanakan pengamanan pemilu sampai dengan rencana kontijensi, dan lakukan pelatihan mulai dari tingkat polsek, polres, maupun polda," tuturnya.
Kapolda baru pun ditantang mengatasi berbagai bentuk kejahatan jalanan.
"Atasi dan tanggulangi kejahatan jalanan sebagai langkah cipta kondisi dan pemantapan situasi Kamtibmas jelang Pemilu 2014," cetusnya. (*)