Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SMS Terakhir Hendi Tak Dijawab Alrisha

Hendi yang baru "jadian" tiga bulan dengan Icha menuturkan bahwa dirinya sempat berkomunikasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in SMS Terakhir Hendi Tak Dijawab Alrisha
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Hendi pacar Alrisha, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan korban sebelum kecelakaan maut tersebut terjadi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa yang tak syok saat tahu orang yang disayang pergi akibat kecelakaan maut. Hendi (17), kekasih seorang penumpang kecelakaan maut KRL vs truk tangki Pertamina berisi BBM di Bintaro siang, bernama Alrisha Maghfira (16) masih tak percaya, pacarnya telah tiada.

Setelah menyambangi tiga RS untuk mengecek keberadaan Icha sapaan kekasihnya, Hendi duduk sambil menangis mengetahui pacarnya sudah berada di Kamar Jenazah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Masih mengenakan seragam sekolah, Hendi yang baru "jadian" tiga bulan dengan Icha menuturkan bahwa dirinya sempat berkomunikasi, sesaat sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

"Saya tanya melalui sms, dia jawab sudah di perjalanan di kereta, setelah itu nggak bisa dihubungi lagi," katanya, Senin (9/12/2013)  malam.

Saat ini, orang terdekat Icha tengah menunggu informasi mengenai keberadaannya. Sisca, ibu korban, telah mendatangi tiga rumah sakit guna mencari keberadaan putrinya. Sisca meyakini, putrinya yang masih duduk dibangku kelas X SMK di Matraman itu menjadi salah satu korban kecelakaan kereta maut yang meninggal dunia.

Meski dirinya belum dapat informasi yang pasti mengenai keadaan putrinya, Sisca terus menangis hingga jatuh pingsan. Tak hanya Sisca, kakak kandung korban juga menangis histeris membayangkan kemungkinan terburuk yang harus diterimanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ica yang tinggal di daerah Jombang, Tangerang Selatan itu harus menaiki kereta ke arah Tanah Abang dan menyambung kereta ke arah Jatinegara untuk sampai di sekolahnya di daerah Matraman, Jakarta Timur.

Diketahui, lima kantung mayat berisi tubuh korban kecelakaan dibawa ke RS Polri. Kelimanya yakni, masinis kereta, Darman Prasetyo, teknisi mesin, Sofyan Hadi, asisten masinis, Agus Suroto dan dua penumpang kereta Rosa Kesauliya dan Alrisha Maghfirah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas