Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

BK Masih Selidiki Laporan Komnas Perempuan Soal Dugaan Pelecehan

Hal itu terkait dugaan pelecehan verbal yang dilakukan anggota dewan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in BK Masih Selidiki Laporan Komnas Perempuan Soal Dugaan Pelecehan
Net
Agatha Lily, Komisioner KPI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Badan Kehormatan (BK) DPR masih menyelidiki laporan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. Hal itu terkait dugaan pelecehan verbal yang dilakukan anggota dewan.

Ketua BK Trimedya Panjaitan mengatakan pihaknya akan melihat siapa yang melaporkan kejadian yang diduga saat fit and proper test komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Kalau Agatha Lily (Komisioner KPI), kita lihat kelihatannya yang melaporkan yang engga lulus, Agatha Lily kan lulus," kata Trimedya ketika dikonfirmasi, Rabu (11/12/2013).

Trimedya pun menyesalkan adanya pelaporan tersebut. Sebab rapat itu berlangsung tertutup. Apalagi setelah dikonfirmasi Agatha biasa becanda. "Waktu ditelepon juga engga ada apa-apa," imbuhnya.

Informasi yang dihimpun anggota yang dilaporkan itu terdiri dari dua pimpinan dan dua anggota komisi I DPR.

Satu orang pimpinan yang mengaku telah dilaporkan adalah Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanudin. Sedangkan tiga nama lainnya adalah Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan, Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Golkar Oheo Sinapoy dan Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Syahfan Badri Sampurno.

Rekomendasi Untuk Anda

Ramadhan Pohan yang dikonfirmasi membantah mengenai hal itu. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya
celotehan yang mengandung unsur pelecehan perempuan itu.

"Lha saya enggak omong spa, cantik. Jadi gimana? Siapa yang omong, saya juga ngga tahu. Tanya BK saja," kata Pohan.

Ia pun bersedia rekaman pembicaraan rapat itu diperiksa oleh BK. "Silakan diperiksa rekamannya di DPR. Apakah ada atau siapa yang bicara apa saat fit and proper test," katanya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas