Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Venna Melinda Kaget Dipindahkan ke Komisi Hukum

Artis Venna Melinda terkejut usai dipanggil pimpinan fraksi Partai Demokrat beberapa waktu lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM – Artis Venna Melinda terkejut usai dipanggil pimpinan fraksi Partai Demokrat beberapa waktu lalu. Sebabnya, pimpinan fraksi menunjuknya sebagai sosok yang menggantikan posisi Saan Mustopa di komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

"Saya kaget juga begitu tahu dipindah ke sana," ujar Venna Melinda di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/12/2013) kemarin.

Namun demikian, Venna mengaku siap berpindah tugas. Apalagi, alasan kepindahan berbekal pendidikan yang kini dijalani Venna. "Saya kuliah hukum bisnis. Semoga saya bisa catch up dengan Komisi III dalam sisa waktu satu tahun ke depan," katanya.

Kendati telah mendapat tugas secara lisan, Venna Melinda mengemukakan, dirinya belum menerima surat keputusan yang dikeluarkan Fraksi Partai Demokrat.

Tanpa surat keputusan di tangan, Venna Melinda pun mulai berbenah. Untuk persiapan pindah ke Komisi III, Venna melakukan rotasi tenaga ahli. Dia mengaku kini tengah mempersiapkan tenaga ahli yang paham tentang hukum. Ia memilih mengabaikan masalah intrik di dunia politik.

"Nanti saya drop," ucap politisi yang gemar menari salsa ini seraya menyatakan, tertarik untuk ikut membahas RUU Advokat. "Saya tertarik ikut RUU Advokat. Saya mau menyuarakan dari sisi non-advokat untuk membela perempuan," tuturnya.

Kabar rotasi Saan Mustopa mencuat dari akun twitter mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, @anasurbaningrum. "Nah, @SaanMustopa kabarnya "naik kelas" ke Komisi 5, sedangkan @G_paseksuardika "lonjak kelas" ke Komisi 9," demikian Anas.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Anas Urbaningrum, posisi Saan dan Pasek akan digantikan oleh Venna Melinda dan Zulkifli Anwar. "Siapa pengganti @SaanMustopa dan @G_paseksuardika di Komisi 3? Venna Melinda dan Zulkifli Anwar," kata Anas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas