Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jubir Keluarga Atut: Kami Sedih, Kami tak Punya Kata-kata Lagi

Menurut Fitro, semangat menahan Ratu Atut lebih besar dari pada semangat untuk mengadili Ratu Atut oleh KPK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Jubir Keluarga Atut: Kami Sedih, Kami tak Punya Kata-kata Lagi
Warta Kota/Adhy Kelana
Ratusan demonstran massa pendukung Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dari Presidium Banten Bersatu melakukan aksinya di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menutup Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2013). Aksi ini mengakibatkan kemacetan panjang dari arah Menteng menuju Jalan Gatot Subroto. Warta Kota/Adhy Kelana 

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Juru Bicara Keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Fitron Nur Ikhsan, mengaku kaget dengan penahanan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ratu Atut Chosiyah.

Menurut Fitron, keluarga kehabisan kata-kata untuk menanggapi proses yang dinilai begitu cepat terjadi.

"Kami dalam suasana bersedih karena kita tidak menduga secepat ini. Hari ini berlangsung begitu cepat. Kami tidak punya kata-kata lagi," ujar Fitron melalui telewicara yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi TVone, Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Menurut Fitro, semangat menahan Ratu Atut lebih besar dari pada semangat untuk mengadili Ratu Atut oleh KPK.

"Kita merasa semangat menahan lebih besar daripada semangat mengadili. Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Selama ini yang dipeerbuat ibu kooperatif terhadap KPK dan menghormati dan mempercayai proses hukum," ungkap Fitron.

Fitron menegaskan Ratu Atut selama ini mengaku tidak terkait dengan dugaan koripsi alat kesehatan dan Pilkada Lebak yang menyeret bekas Ketua MK Akil Mochtar.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Fitron, jika memang Atut terlibat dalam Pilkada Lebak, pasti sudah mendukung sejak awal bahkan saat kampanye.

"Faktanya ibu tidak terlibat," kata dia.

Sekedar informasi, KPK akhirnya menahan Ratu Atut usai menjalani pemeriksaan. KPK sebelumnya menetapkan status Ratu Atut menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan dan Pilkada Lebak.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas