Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pegawai SKK Migas Ingin Resign Saat Rudi Rubiandini Ditangkap

Ada rumor 100 pegawai SKK Migas mau resign.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pegawai SKK Migas Ingin Resign Saat Rudi Rubiandini Ditangkap
/henry lopulalan
MASUK P-21 - Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini berjalan usai menjalani pemeriksaan KPK, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa(10/12/2013). Pemeriksaan Rudi Rubiandin sudah masuk P-21 atau pelimpahan berkas ke Pengadilan. Sekitar dua pekan akan menjalani pemeriksaan. (Warta Kota/henry lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ditangkapnya mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap sempat memunculkan isu resign pegawai di lembaga tersebut.

Kepala Humas SKK Migas, Elan Biantoro, mengakui betapa malu lembaganya saat Rudi ditangkap oleh KPK. Menurutnya saat itu berkembang rumor ada 100 pegawai SKK Migas yang ingin resign (mengundurkan diri) setelah Rudi ditangkap.

"Ada rumor 100 pegawai SKK Migas mau resign. Tidak sampai 100 orang, tapi memang ada," ungkap Elan saat Seminar Migas Institut Proklamasi dengan tema 'Evaluasi Bisnis Hulu Migas 2013 dan Outlook Migas 2014' di gedung Dewan Pers, Sabtu (21/12/2013).

"Itu akibat dorongan keluarga. Dibilang, ngapain kerja di SKK, lembaga penuh koruptor," tambahnya.

Namun ia mengapresiasi kinerja KPK yang menangkap pejabat maupun pegawai bermasalah dalam sebuah lembaga atau institusi negara. Ia juga mendukung KPK membersihkan lembaganya dari para koruptor.

"KPK masuk, bersihkan saja yang aneh-aneh didalam. Di internal kami juga menerapkan whistle blower system," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas