Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ahok Gabung ke PDIP Menjadi Gubernur Bukan Cawapres

Saya kira kalau pindahnya ke PDIP bargaining untuk posisi cawapres, sulit sekali.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ahok Gabung ke PDIP Menjadi Gubernur Bukan Cawapres
Kurnia Sari Aziza/Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam jamuan makan malam yang diselenggarakan di kediaman Basuki, di Pantai Mutiara, Jakarta, Rabu (25/12/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika politikus Partai Gerindra, Basuki T Purnama, akhirnya berlabuh di PDI Perjuangan, kepindahan tersebut dipandang sebagai penguatan Basuki sebagai Gubernur DKI Jakarta. Basuki atau Ahok akan menjadi gubernur jika PDI Perjuangan mencalonkan Joko Widodo menjadi calon presiden.

"Saya kira kalau pindahnya ke PDIP bargaining untuk posisi cawapres, sulit sekali. Peluangnya kecil untuk diterima. Tetapi kalau skenarionya untuk DKI 1 saja PDIP bisa menerima," ujar Karyono Wibowo, kepada Tribunnews, Jakarta, Jumat (3/1/2014).

Menurut Karyono, PDI Perjuangan kemungkinan tidak akan mengambil resiko besar karena pemilihan presiden dan wakil presiden berbeda dengan pemilihan kepala daerah.

"Capres - cawapres itu masalah nasional yang spectrumnya sangat luas. Berbeda dengan pilkada yang cakupannya relatif kecil," kata Karyono melanjutkan.

Terlebih lagi, kata Karyono, publik nampaknya masih sulit menerima calon wakil presiden karena perbedaan etnis.

"Saya melihat, kalau untuk urusan cawapres, Ahok masih sulit diterima. Pasalnya, persoalan perbedaan etnis di negeri ini," prediksi Karyono.

Sekedar informasi, kabar Ahok pindah ke PDIP berhembus dalam beberapa hari terakhir ini. Apalagi kedekatan Ahok dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo semakin intens tampil depan publik dan saling mengunjungi.

Rekomendasi Untuk Anda

Diantaranya pertemuan Megawati dengan Ahok yang terpublikasi ke publik saat Ahok bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi rumah ketua umum PDI-P Megawati Soekarno Putri, yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Menteng, Minggu, (8/12/2013), siang. Pertemuan Megawati dan Ahok bersama Jokowi juga terjadi di kediaman Ahok, Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Rabu (25/12/2013) malam.

Bahkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, sudah mempersilahkan Ahok jika ingin bergabung dengan PDI Perjuangan. Ahok sendiri sebelum mengenakan jaket Gerindra adalah kader Golkar.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas