Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Elpiji Pertamina akan Kalah Saing dengan Merek Lain

Pengamat energi Sofyano Zakaria menilai elpiji Pertamina akan kalah daya saing dengan merek lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat energi Sofyano Zakaria menilai elpiji Pertamina akan kalah daya saing dengan merek lain. Dalam hal ini harga jual Pertamina  akan jauh di bawah harga jual elpiji non subsidi produksi pihak badan usaha swasta nasional lainnya.

"Blue Gas atau Go Gas dan lainnya telah lama  menjual elpiji 12 kg dengan harga keekonomian dan ini ternyata tidak dipermasalahkan oleh Pemerintah dan pihak pihak lain," ujar Sofyano, Minggu (4/1/2014).

Sofyano berpendapat meski harga elpiji 12 kg naik sekitar Rp.50.000, namun Pertamina masih memberikan subsidi. Tabung gas 12 kilogram yang diperuntukan untuk kebutuhan rumah tangga, masih mendapat bantuan subsidi dari perusahaan yang migas sebesar Rp 2 triliun.

"Menurut perhitungan saya , Pertamina tetap masih terus mensubsidi pengguna elpiji 12 kilogram (golongan menengah keatas) Rp 2 triliun," ungkap Sofyano.

Untuk informasi,  selain Pertamina ada badan usaha swasta yang menjual elpiji non subsidi yaitu antara lain Blue Gas dan Go Gas. Mereka menjual elpiji non subsidi sebesar Rp.17.500/kg. Sedangkan Pertamina setelah penaikan harga per 1 januari 2014 hanya menjual sekitar Rp. 11.000/kg.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas