Polda Metro Jaya Data Ulang Jumlah Penumpang KM Sahabat
Namun untuk memastikan jumlah korban hilang, Polda Metro Jaya akan melakukan pendataan ulang
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Budi Sam Law Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tujuh orang yang terdiri 4 anak buah kapal (ABK) dan 3 penumpang belum ditemukan pascatenggelamnya Kapal Motor (KM) Sahabat saat berada di posisi 22 mil laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (21/1/2014) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB.
Namun untuk memastikan jumlah korban hilang, Polda Metro Jaya akan melakukan pendataan ulang para penumpang kapal.
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (22/1/2014).
"Akan dilakukan pendataan ulang tentang kepastian jumlah penumpang secara keseluruhan sekaligus penyelidkan penyebab tenggelamnya kapal," kata Rikwanto.
Menurutnya untuk sementara ini data yang didapat pihaknya adalah 132 orang penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi sejak pukul 01.30 hingga 03.30 WIB, Rabu (22/1/2014) dini hari tadi.
Proses evakuasi, katanya menggunakan dua kapal tagboat milik PT Pertamina di Pelabuhan Marunda. Menurut Rikwanto, penumpang selamat dan dalam kondisi sehat ditampung di Hotel Pecenongan.
"Sementara, empat orang yang cedera atau sakit dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan Tanjung Priok,"ujarnya.
Rikwanto menjelaskan pihaknya sudah memeriksa sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) KM Sahabat.
Berdasarkan catatan penumpang sementara katanya secara keseluruhan berjumlah 113 orang, ditambah ABK 26 orang. Selain itu muatan kapal ada 42 kendaraan baik roda enam, roda empat serta roda dua.
Dari data itu, kata Rikwanto, kesimpulan sementara bahwa jumlah penumpang dan ABK berjumlah 139 jiwa.
"Dan yang berhasil dievakuasi 132 jiwa penumpang termasuk ABK. Jadi ada selisih jumlah tujuh jiwa yakni empat ABK dan tiga penumpang yang sampai saat ini belum jelas keberadaannya," kata Rikwanto.