Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahri Hamzah Tegaskan Somasi SBY Tidak Terkait PKS

Fahri Hamzah menegaskan somasi yang dilayangkan kuasa hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Fahri Hamzah Tegaskan Somasi SBY Tidak Terkait PKS
KOMPASIANA
Karikatur Rizal Ramli dan Presiden SBY 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Fahri Hamzah menegaskan somasi yang dilayangkan kuasa hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terkait dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wasekjen PKS itu mengatakan somasi tersebut merupakan urusan pribadinya.

"Engga ada hubungan dengan PKS ini pribadi hanya terkait saya di komisi hukum," kata Fahri di Gedung DPR, Selasa (28/1/2014).

Fahri mempermasalahkan somasi yang dilayangkan pengacara SBY, sebab mereka meminta klarifikasi yang bersifat pribadi. Fahri mengkritik pengacara SBY menggunakan cara-cara negara untuk mengklarifikasi hal pribadi. "Kalau soal pribadi jangan pakai cara negara, kalau mau pribadi saya juga akan buka hal pribadi," tuturnya.

Fahri mengatakan selama ini tidak memiliki masalah dengan Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Bahkan, Fahri mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan putra bungsu SBY itu. "Saya cuma ketemu di lift DPR, itu hanya salaman doang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Tim Advokat dan Konsultan Hukum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga melayangkan surat undangan klarifikasi kepada Fahri Hamzah.

Surat tersebut dilayangkan terkait pernyataan Fahri Hamzah dalam sebuah media nasional yang terbit pada 15 Januari 2014. Dalam artikel yang berjudul 'Segera Periksa Ibas', Fahri mengatakan bahwa 'Dalam kasus Hambalang, sudah jelas banyak terdakwa yang menyebut Ibas menerima uang dari proyek tersebut, namun hingga kini, tidak ada pemanggilan KPK.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas