Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pramono Edhie Ungkap Keinginannya Jadi Petani

Pramono Edhie Wibowo mengaku tidak memiliki rencana terjun ke dunia politik setelah dirinya pensiun dari militer.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Pramono Edhie Ungkap Keinginannya Jadi Petani
Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN
Salah satu peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo (kanan) menyampaikan pandangannya dalam debat konvensi tahap kedua sesi kedua di Hotel Harris, Jalan Peta, Kota Bandung, Rabu (5/2/2014). Debat tersebut diikuti 11 peserta konvensi capres Partai Demokrat yang dibagi dalam dua sesi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Peserta Konvensi Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo mengaku tidak memiliki rencana terjun ke dunia politik setelah dirinya pensiun dari militer. Namun, akhirnya Edhie terjun ke dunia politik dan akhirnya mengantarkan menjadi peserta Konvensi Demokrat.

"Saya selesai jadi tentara memiliki satu keinginan. Saya ingin jadi petani," kata Edhie di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Bandung, Kamis (6/2/2014).

Edhie menuturkan, ia ingin menjadi petani dan fokus untuk mengembangkan bibit unggulan yang dapat ditanam di Indonesia. Ia mengaku prihatin dengan maraknya bibit tanaman yang diimpor dari luar negeri.

"Saya mau jadi petani untuk kembangkan bibit padi. Masa sekarang bibit padi harus dari luar negeri," ucapnya.

Edhie mengaku, saat menjalani profesi sebagai tentara ia akrab dengan dunia pertanian. Ia menceritakan pernah suatu saat lalu menanam kedelai yang pada saat itu marak impor.

Dirinya penasaran mengapa Indonesia harus ketergantungan terhadap kedelai yang akhirnya merugikan masyarakat khususnya para perajin tahu dan tempe. Pada saat dirinya bertugas di Semarang ia menanam kedelai dan hasilnya pun cukup baik.

"Jadi di Indonesia apa saja bisa ditanam, namun yang harus diperhatikan adalah masa waktu tanamnya," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Edhie mengaku memiliki cita-cita petani mendapatkan kesejahteraan. Menurutnya, saat ini petani yang ada di Indonesia jauh dari kata makmur. Petani sulit untuk mengembangkan usahanya karena banyak faktor.

"Saya ingin para petani makmur, sejahtera. Mereka dipermudah dalam mendapatkan bibit, pupuk maupun infrastruktur," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas