Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Akil Mochtar Tantang Jaksa KPK Buktikan Dakwaannya

JPU KPK, ditantang membuktikan kebenaran tiga dakwaannya terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
zoom-in Akil Mochtar Tantang Jaksa KPK Buktikan Dakwaannya
Warta Kota/Henry Lopulalan/henry lopulalan
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar pada jam besuk dikunjungi keluarga di Tahanan KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2014). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), ditantang membuktikan kebenaran tiga dakwaannya terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Tantangan itu, dilontarkan sendiri oleh Akil Mochtar, sebelum memasuki ruang persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (20/2/2014).

Sidang hari ini, merupakan yang perdana bagi Akil terkait statusnya sebagai tersangka tiga kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Agenda sidang perdana ini adalah, pembacaan surat dakwaan JPU terhadap Akil.

Ditemui sebelum persidangan, Akil mengakui dalam kondisi sehat. Dia menyatakan, tidak melakukan persiapan khusus menyangkut sidang atas dirinya.

"Sehat, tidak ada (persiapan), biasa saja," kata Akil. Akil enggan banyak berkomentar atas surat dakwaan yang akan dibacakan JPU KPK.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia hanya menantang JPU KPK, agar bisa membuktikan dakwaan terkait tiga kasus dugaan korupsi dan TPPU atas dirinya.

"Kita buktikanlah apa betul seperti itu," tegasnya.

Mantan anggota DPR asal Partai Golkar itu, selanjutnya juga menolak memberikan pandangannya secara rinci menyangkut sangkaan salah satu kasus.

Pandangan rinci itu adalah terkait dugaan suap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Akil hanya mengisyaratkan dirinya tidak berperan aktif dalam sengketa Pilkada yang berujung suap itu.

"Yang hubungin duluan siapa, yang telepon duluan siapa," kata Akil.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas