Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2014

Kerahkan Massa Di Gelora Bung Karno, Ini Pencitraan yang Diinginkan Partai NasDem

Inilah pencitraan sebagai parpol besar yang diingkan Partai NasDem dengan mengerahkan massa di GBK.

Kerahkan Massa Di Gelora Bung Karno, Ini Pencitraan yang Diinginkan Partai NasDem
TRIBUN/DANY PERMANA
Kader Partai NasDem menghadiri Apel Siaga Perubahan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/2/2014). Dalam acara tersebut juga dilantik Pengurus Ranting Partai NasDem se-Indonesia. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai NasDem mengakui ingin dianggap sebagai partai besar dengan menggelar acara di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dengan menggelar acara di Stadion Gelora Bung Karno, maka Partai NasDem menunjukkan kepada publik memiliki puluhan ribu kader.

"Ya harus, ini rencana perjalanan partai agar tercatat sebagai partai besar dengan hasil besar yang mengupayakannya dengan kerja keras dan semangat yang tidak mudah," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (23/2/2014).

Paloh mengatakan, Partai NasDem sebagai partai baru terus melakukan konsolidasi. Selain itu, NasDem juga belajar dari partai politik lainnya.

"Mana yang baik dan buruk, baik diambil, buruk ditinggalkan. Kita juga lakukan penetrasi infrastruktur partai yang baik. Ingin membangun sebuah sistem yang kokoh dan tidak tergantung pada person," ungkapnya.

Paloh juga menjelaskan acara yang digelar di Senayan merupakan tahapan konsolidasi jelang Pemilu 2014.

"Kita apel siaga, menghadapi pemilu yang akan datang dan ikut memberikan semangat kepada mereka untuk peduli terhadap sesama," tuturnya.

Mengenai adanya kursi-kursi di Stadion GBK yang kosong, Paloh mengungkapkan kekecewaannya. Namun hal itu dimaklumi karena persiapan yang singkat yakni dua minggu untuk menggelar acara tersebut. Kader NasDem juga banyak berada diluar arena ketimbang masuk kedalam stadion. Padahal, Paloh mengklaim ada 3800 bus membawa kader NasDem ke Senayan.

"Memang kosolidasi kurang, ini pelajaran. Kita akan selalu belajar dari kekurangan jadi engga ada problem," tutur juragan Metro TV dan Media Group ini.

Ikuti kami di
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Agung Budi Santoso
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas