Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies Baswedan Ingin PT Pos Terlibat Aktif Penguatan UMKM di Daerah

Penggagas Indonesia Mengajar tersebut mendorong hal tersebut dengan menjadikan beberapa institusi perbankan di daerah dan PT Pos

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Anies Baswedan Ingin PT Pos Terlibat Aktif Penguatan UMKM di Daerah
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Pewaratan Ulang: Petugas PT Pos Indonesia mengecat ulang Bis Surat di jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jateng, Rabu (29/1/2014). Pengecatan ulang ini merupakan perawatan rutin tempat yang sejak dulu digunakan sebgai pengiriman surat sebelum adanya teknologi. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Capres konvensi Partai Demokrat, Anies Baswedan, dalam pertemuan kecil dengan relawan pendukungnya di Jakarta mendorong penguatan UMKM di daerah. Penggagas Indonesia Mengajar tersebut mendorong hal tersebut dengan menjadikan beberapa institusi perbankan di daerah dan PT Pos sebagai pilar pendukung.

"Institusi perbankan di daerah bisa berperan dengan mempermudah kredit dan melakukan pendampingan manajemen keuangan. Yang juga perlu didorong adalah peran aktif PT Pos dalam mendorong kemajuan UMKM," ujarnya Anies dalam keterangannya, Rabu (19/3/2014).

Menurutnya PT Pos yang selama ini ada bisa berperan aktif membantu UMKM dengan melakukan dukungan terhadap pengiriman barang.

"Urusan logistik akan sangat terbantu dengan PT Pos, misalnya lakukan pemotongan harga pengiriman barang jika pengusaha kecil ingin melakukan pengiriman barang, semua turun tangan untuk mendorong kemajuan UMKM,"ujar rektor termuda di Indonesia ini.

Menurut Anies dengan penguatan pilar institusi perbankan ditambah dengan PT Pos dalam pengiriman logistik maka pertumbuhan UMKM akan terasa signifikan. Anies sendiri selain menyoroti mengenai pembangunan UMKM juga memberikan pendapat mengenai Ujian Nasional (UN) yang akan dilakukan sebentar lagi.

"UN jangan jadi tolok ukur kelulusan," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas