Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jusuf Kalla: Buat Apa Ribut Memilih Pemimpin?

Jusuf Kalla menilai demokrasi saat ini tidak menghasilkan pemimpin terbaik melainkan hanya memunculkan pihak-pihak yang ingin bersaing.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jusuf Kalla: Buat Apa Ribut Memilih Pemimpin?
Warta Kota/henry lopulalan/henry lopulalan
Mantan Wapres Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai demokrasi saat ini tidak menghasilkan pemimpin terbaik melainkan hanya memunculkan pihak-pihak yang ingin bersaing.

JK mengambil contoh proses demokrasi dalam pemilihan rektor Universitas Indonesia. Menurutnya pemilihan rektor UI pun lebih mirip pilkada karena hanya memunculkan mereka yang mau bersaing.

"Demokrasi itu cara untuk mencapai tujuan. Buat apa meributkan bagaimana memilih pemimpin tapi negara tetap tidak sejahtera? Tujuan negara itu tercipta kesejahteraan, kemakmuran, keadilan," papar JK di auditorium FKUI, Jumat (28/3/2014).

Ketua Palang Merah Indonesia itu pun mengingatkan tak semua yang baik itu dihasilkan dengan cara pengambilan suara terbanyak atau voting. Menurutnya demokrasi seringkali melahirkan pihak yang bersaing, bukan yang terbaik.

"Tidak semua yang baik itu voting. Seringkali demokrasi akhirnya memilih yang bersaing, bukan yang terbaik," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas