Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Namanya di Soal UN, Jokowi: Ada yang Mau Jebak Saya

Jokowi mengatakan ada oknum yang sengaja ingin membuat persepsi negatif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Namanya di Soal UN, Jokowi: Ada yang Mau Jebak Saya
kompas.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku ada yang berusaha menjebaknya terkait peristiwa profilnya yang dijadikan bahan soal dalam Ujian Nasional (UN) Bahasa Indonesia tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kelihatan orang, ada orang yang mau menjebak," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Jokowi yang juga menjabat sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, ada oknum yang sengaja ingin membuat persepsi negatif.

"Itukan orang inginkan membangun persepsi negatif. Mereka mencari-cari kesalahan (saya) kan kesulitan, makanya dibuat-buat. Recordnya dibuat," kata Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook kemarin ramai membahas mengenai soal Ujian Nasional (UN) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang membahas mengenai profil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Dalam soal itu, terdapat dua paragraf yang berisi profil Jokowi. Isinya antara lain tanggal dan tempat kelahiran Jokowi, kemudian profil dirinya sebagai Gubernur DKI sampai penyebutan Jokowi sebagai tokoh seni dan budaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Munculnya Jokowi yang juga capres dari PDIP tersebut sangat disayangkan. Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Edy Baskoro menilai, hal itu seharusnya tidak terjadi. "Semestinya tidak ada soal mengenai Jokowi itu," ujar Edy, Senin (14/4) kemarin.

"Prinsipnya soal itu harus netral," sambungnya.

Menurutnya, dalam membuat soal, ada kisi-kisi mengenai soal UN tersebut, kemudian dilakukan seleksi kembali. "Saya akan melakukan pengecekan terhadap hal itu," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas