Suryadharma Ali Bantah Pernah Dilempar Ponsel oleh Prabowo
Suryadharma Ali, membantah kabar yang menyebutkan dirinya pernah dilempar telepon seluler (ponsel) oleh Prabowo Subianto
Penulis:
Edwin Firdaus
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali, membantah kabar yang menyebutkan dirinya pernah dilempar telepon seluler (ponsel) oleh Prabowo Subianto, karena tak jadi mendukung pada Pemilu 2009.
"Tidak benar saya dilempar HP sama Pak Prabowo. Itu tidak benar," kata Suryadharma di KPK, Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Menurut Suryadharma, PPP tak jadi mendukung Partai Gerindra pada 2009 lalu, lantaran perolehan suara mereka tak cukup. Sebab, suara PPP dan Gerindra kala itu, tak mencapai 20 persen kursi. "Karena tidak mencukupi maka koalisi itu tidak dilanjutkan," imbuhnya.
Seperti dikisahkan sebelumnya, ada desas-desus yang mengatakan, ketika Partai Persatuan Pembangunan menarik dukungan dari Partai Gerindra pada pemilihan presiden 2009, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto sempat melemparkan telepon selulernya ke arah petinggi PPP.
Cerita itu bermula ketika sejumlah petinggi PPP bertemu Prabowo di rumah Hashim Djojohadikusumo di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 10 Mei 2009. Petinggi PPP yang hadir antara lain Suryadharma Ali, Suharso Monoarfa, Hasrul Azwar, dan Joko Purwanto. (Baca: Prabowo-Aburizal Makan Siang Bareng, Bahas Apa?)
Baca tanpa iklan