Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

JIS Masih Berharap TK Bisa Beroperasi

Pihak Jakarta International School (JIS) masih berharap Ditjen PAUD Kemendikbud bisa memberikan izin operasional TK di sekolahnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Dewi Agustina
zoom-in JIS Masih Berharap TK Bisa Beroperasi
Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah murid Jakarta International School (JIS) terlihat cepas paca kejadian tindak pelecehan seksual di sekolah yang lokasinya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2014). Walau pun pengamanan sekolah ini cukup ketat dengan 400 CCTV namun kasus pelecehan seksual murid terjadi di sekolah bertarf internasional ini. (Warta Kota/Adhy Kelana) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Jakarta International School (JIS) masih berharap Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUD) Kemendikbud bisa memberikan izin operasional TK di sekolahnya.

Penutupan TK JIS di Cilandak Jakarta dilakukan pihak Kemendikbud setelah terkuak kasus pelecehan seksual kepada siswa TK tersebut terungkap dan ternyata tidak mengantongi izin operasi.

Kuasa hukum JIS, Harry Pontoh mengatakan, pihaknya sejauh ini masih terus berkomunikasi dan mengusahakan memenuhi semua syarat dokumen maupun lainnya agar izin operasional TK di JIS bisa diberikan oleh Ditjen PAUD Kemendikbud.

Namun sejauh ini Ditjen PAUD Kemendikbud belum memberikan izin tersebut.

"Dari JIS syarat apa semua sudah dipenuhi. Karena itulah diadakan pertemuan dengan pihak Kemendikbud agar izin bisa diberikan. Sehingga kalau sudah beres, izin bisa diberikan. Kalau misalnya kurang segala macam, yah diberitahu dong," ujar Harry di Jakarta, Sabtu (24/5/2014).

Sebelumnya, Dirjen PAUD Kemendikbud, Lidya Freyani Hawadi menyatakan izin operasional TK di JIS tidak bisa diberikan karena setelah muncul kasus peadofil yang menimpa seorang siswanya, AK (5), ada laporan dan keresahan masyarakat tentang dugaan keterlibatan pihak sekolah JIS. Di sisi lain, sejauh ini belum ada pemeriksaan secara medis kepada Kepala Sekolah dan para pengajar di JIS. (abdul qodir)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas