Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Indonesia Butuh 1.700 Orang Baik

Hamdi mengatakan dirinya sedang mengkaji tentang faktor pemasalahan di Indonesia seperti korupsi yang diakibatkan oleh keserakahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Pengamat: Indonesia Butuh 1.700 Orang Baik
kompas.com
Hamdi Muluk 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan berbangsa, Orang di Republik Indonesia harus bangkit dan turun tangan.

"Orang baik dan terbaik harus mau untuk turun tangan mengurus republik ini. Kita cari nama-nama orang yang berkriteria baik," ujar pengamat psikologi dan perilaku politik Hamdi Muluk, di Pondok Gede, Jakarta, Rabu (29/5/2014).

Hamdi mengatakan dirinya sedang mengkaji tentang faktor pemasalahan di Indonesia seperti korupsi yang diakibatkan oleh keserakahan.

"Serakah itu urusan perilaku, mengurus negara ini urusan perilaku. Hari ini kita mengkaji apa yang salah di negeri ini. Kita tak kunjung menemukan pemimpin yang benar-benar ideal," ujar Hamdi.

Hamdi mengatakan setidaknya dibutuhkan 1.700 orang baik di Indonesia. Jumlah tersebut, lanjut Hamdi, untuk mengisi posisi strategis dan krusial.

"Yang dibutuhkan adalah satu presiden dan wakil presiden, kurang lebih 30 menteri, 34 gubernur, 500 bupati atau wali kota, dan sejumlah orang yang mengisi posisi petinggi TNI/Polri, kesemuanya harus baik, becus, dan kompeten" ujar Hamdi.

Rekomendasi Untuk Anda

Hamdi mengatakan, jika jumlah tersebut didapatkan, segala permasalahan bakal tuntas.

"Saya tidak percaya ada negara gagal, yang saya percaya adalah adanya negara yang salah urus. Jadi, urusannya adalah mencari pengurus yang becus," ujar Hamdi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas