Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PPP Gelar Muktamar Usai Pilpres Bahas Kinerja SDA

PPP akan menggelar muktamar usai pemilihan presiden 2014. Muktamar selambat-lambatnya akan digelar satu bulan setelah Pilpres 9 Juli 2014.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in PPP Gelar Muktamar Usai Pilpres Bahas Kinerja SDA
Tribunnews/Dany Permana
Menteri Agama, Suryadharma Ali berjalan meninggalkan kantornya di Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2014). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kemenag pada tahun 2012-2013. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar muktamar usai pemilihan presiden 2014. Muktamar selambat-lambatnya akan digelar satu bulan setelah Pilpres 9 Juli 2014.

"Itu untuk menghadapi pemilihan umum 2019 yang akan datang," kata Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi ketika dikonfirmasi, Rabu (4/6/2014).

Ia mengatakan dalam muktamar akan diagendakan laporan pertanggungjawaban DPP dibawah kepemimpinan Suryadharma Ali (SDA).

"Tetapi laporan pertanggung jawaban itu bukan Pak SDA tetapi DPP. Jadi memang ada evaluasi terhadap kinerja Pak SDA dalam lima tahun terakhir," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah terdapat evaluasi mengenai SDA yang menjadi tersangka dugaan korupsi haji, Emron mengaku tidak ada.

"Itu enggak ada kaitannya, memang Pak SDA sudah 2 periode jadi ketua umum, karena sudah 2 periode beliau memang tidak bisa maju sebagai calon ketua umum lagi," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Emron juga mengatakan belum dapat berkomentar mengenai desakan SDA mundur dari jabatannya sebagai ketua umum karena telah menjadi tersangka.

"Itu ada mekanismenya, yaitu rapat DPP partai, dan belum ada jadwalnya rapat itu," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas