Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

453 Calon Perwira Remaja Akademi TNI Dapat 'Bekal' dari SBY

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pembekalan kepada 453 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI.

453 Calon Perwira Remaja Akademi TNI Dapat 'Bekal' dari SBY
Kompas.com
Susilo Bambang Yudhoyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pembekalan kepada 453 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI, baik dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL) maupun Akademi Angkatan Udara (AAU) di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.

Dalam pembekalan tersebut, Presiden menyampaikan sepuluh nasehat yang perlu dipahami dan dipedomani oleh para Capaja Akademi TNI sejak diambil sumpah dan dilantik menjadi Perwira TNI sampai memasuki lingkungan pengabdian penugasan.

"Jika kesepuluh nasehat ini dipedomani, dihayati dan diamalkan oleh seluruh Capaja Akademi TNI diyakini dapat menghantarkan untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya, terutama di lingkungan TNI," kata Presiden SBY.

Kesepuluh nasehat tersebut yaitu:

Pertama, pegang teguh idealisme yang diperoleh saat menempuh pendidikan di Akademi TNI. Capaja harus selalu bertanya mengapa masuk TNI, untuk itu pegang teguh idealisme hingga akhir masa bakti, idealisme tidak boleh luntur dan diwariskan kepada para junior. Jangan ragu-ragu memasuki organisasi TNI dan jangan berpikir untuk memperkaya diri, jika demikian Capaja salah memasuki jurusan.

Kedua, berbuat yang terbaik (do the best). Jangan asal-asalan dalam melaksanakan tugas, berbuat yang terbaik, sebagai perwira TNI harus menguasai masalah teknis, memiliki kepedulian dan jangan apatis terhadap lingkungan. Jika mendapat tugas lakukan cek dan ricek, apabila mendapat Alutsista maka rawatlah dengan baik dan perhatikan faktor keselamatan serta jika menjadi pelatih maka berlatihlah dengan sekeras-kerasnya.

"Kegagalan bisa disebabkan oleh hal-hal kecil dan bersifat teknis," kata SBY.

Ketiga, bangun daya saing (daya kompetisi) yang sehat, bersainglah secara positif bukan berarti merusak dan mencelakakan yang lain atau jangan saling menjatuhkan sehingga merugikan kawan sendiri. Selalu berusaha meningkatkan kemampuan sejak dini dengan menguasai masalah-masalah teknis serta sebagai perwira muda harus betul-betul peduli memimpin anak buah dengan baik, kompetisi secara sehat itu indah.

Keempat, bangun kemampuan diri masing-masing. Kembangkan kemampuan di era tentara modern, kalian harus berpikir untuk menguasai teknologi, jangan sampai jadi generasi videogame waktunya habis untuk bermain sehingga kurang bersosialisasi dengan lingkungan, dengan atasan, teman dan bawahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
Tags
SBY
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas