Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Warning Menteri Agama Kepada Para Pendukung Kedua Kubu Calon Presiden

Menteri Agama mengingatkan pendukung kedua kubu calon presiden agar tidak emosional menyikapi hasil pemilihan presiden 9 Juli nanti.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ini Warning Menteri Agama Kepada Para Pendukung Kedua Kubu Calon Presiden
Menteri Agama Lukman Hakim Syaefuddin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sehari menjelang pencoblosan pemilihan presiden, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan peringatan kepada para pendukung kedua kandidat presiden.

Lukman Hakim meminta kepada para pendukung agar dapat mengendalikan diri menerima hasil pemilihan presiden dengan jiwa besar.

"Saya berharap kepada kedua tim sukses beserta semua pendukungnya agar setelah pemilihan presiden 9 Juli nanti benar-benar mampu mengendalikan diri menerima hasil pilpres dengan jiwa besar," kata Lukman Hakim dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Senin(7/7/2014) malam.

Lukman Hakim mencermati unsur-unsur masyarakat kini mulai terbelah secara tajam, tidak hanya politisi, tetapi juga akademisi, aktivis, pengamat, budayawan, purnawirawan, ormas, pers, artis, dan tokoh agama.

Karena itulah Lukman Hakim menyarankan agar para pendukung dua kandidat presiden apabila merasa hasil pemilihan presiden kurang adil agar menempuh jalur hukum dan tidak menyelesaikan persoalan dengan cara sendiri-sendiri.

"Bila merasa diperlakukan tak adil, tempuhlah jalur hukum dan tidak main hakim sendiri dengan gunakan isu-isu sensitif bernuansa SARA," kata Lukman Hakim.

"Semoga esensi puasa di bulan Ramadan sebagai momentum melatih mengendalikan diri mampu terwujud setelah pelaksanaan pilpres. Kita adalah bangsa yang harus tetap terjaga keberadaannya dalam memaknai Bhinneka Tunggal Ika. Jangan sampai hanya karena beda pilihan politik, lalu kita terpecah belah sebagai bangsa,"tutup Lukman Hakim. (Willy Widianto)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas