Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kapolri : WNI Pengajak Masuk ISIS dalam Youtube Teroris Buronan Polisi

Mabes Polri mengantongi nama orang dalam video youtube yang berisi ajakan kepada warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Kapolri : WNI Pengajak Masuk ISIS dalam Youtube Teroris Buronan Polisi
Tribunnews/Ferdinand Waskita
Kapolri Jenderal Pol Sutarman usai melaksanakan Salat Idul Fitri dilapangan Bhayangkara, Jakarta, Senin (28/7/2014). Tribunnews/Ferdinand Waskita 

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) sudah mengantongi nama orang dalam video youtube yang berisi ajakan kepada warga Indonesia untuk bergabung ke Negara Islam Irak dan Suriah Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman mengatakan bahwa orang yang ada dalam video berjudul Join the Ranks tersebut berinisial B.

"Memang itu buronan kita. Dia bagian dari kelompok terorisme," ungkap Sutarman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, usai melaksanakan acara Halal Bi Halal, Senin (4/8/2014).

Dikatakan mantan Kapolda Metro Jaya ini, orang yang berada dalam video berdurasi delapan menit tersebut sudah menjadi buronan kepolisian satu tahun yang lalu atas kasus terorisme di Indonesia.

Pelaku merupakan bagian dari sel teroris yang selama ini berada di Indonesia. Tetapi Sutarman tidak menjelaskan secara pasti teror apa yang pernah dilakukan orang yang berada dalam video Youtube tersebut.

"Dia termasuk dalam kelompok teroris. Sejak dulu setelah terjadi Bom Bali, kita ikuti terus pergerakan mereka," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam video Youtube yang diunggah Jihadology pada 22 Juli 2014 tersebut bersi ajakan jihad. Seseorang yang menyebut dirinya Abu Muhammad al-Indonesia meminta supaya warga Indonesia mendukung perjuangan ISIS menjadi khilafah dunia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas