Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tim Transisi Jokowi-JK Akui Kenaikan Harga BBM Sulit Dihindari

Tim Transisi Jokowi-JK mengakui kenaikan harga BBM bersubsidi sulit dihindari jika ingin menekan defisit anggaran dan mencari ruang fiskal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Transisi Jokowi-JK mengakui kenaikan harga BBM bersubsidi sulit dihindari jika ingin menekan defisit anggaran dan mencari ruang fiskal agar bisa memasukkan program kerja pemerintahan Jokowi-JK ke dalam APBN 2015.

"Kalau secara ekonomi makro, kenaikan BBM itu suatu keniscayaan," ungkap Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto, di kantornya, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Karena itu, selain telah membuat sejumlah simulasi kenaikan harga BBM bersubsidi, Tim Transisi Jokowi-JK juga telah menyiapkan realokasi pos anggaran atas kenaikan tersebut ke program-program riil untuk rakyat.

"Jadi, sekarang kami tidak ingin sekadar menaikkan, tetapi kami ingin kenaikkan itu dilakukan dengan bantalan sosial, betul-betul nanti bisa dipergunakan untuk program-program nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas