Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Pengamat: Subsidi BBM Simbol Ketidakadilan

Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Poppy Ismalina, menilai tidak setuju dengan adanya subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pengamat: Subsidi BBM Simbol Ketidakadilan
Warta Kota/Alex Suban
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Poppy Ismalina, menilai tidak setuju dengan adanya subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Poppy, subsidi BBM saat ini hanya dirasakan oleh masyarakat kelas menengah dan bukan masyarakat bawah yang seharusnya menikmati subsidi.

"Subsidi BBM simbol ketidakadilan," kata Poppy di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/9/2014).

Poppy menuturkan, jatah subsidi yang diberikan pemerintah 90 persen lebih dinikmati oleh mereka yang hidup berkecukupan. Dirinya pun setuju dengan adanya penghapusan subsidi BBM dan dana tersebut dialokasikan ke masyarakat miskin.

"Saya mendorong adanya penghapusan subsidi BBM," tuturnya.

Masih kata Poppy jika subsidi BBM masih terus dipertahankan pemerintahan Jokowi-JK, sama saja mempertahankan simbol ketidakadilan. Menurutnya, pemerintahan Jokowi-JK harus lebih memperhatikan masyarakat kelas bawah.

"Jangan sampai simbol ketidakadilan dipertahankan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas