Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ical Singgung Pernyataan SBY di Youtube

Ical menganggap apa yang dinyatakan SBY melalui rekaman di Youtube, bukan berarti SBY menolak pemilihan Wali Kota dan Bupati melalui DPRD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ical Singgung Pernyataan SBY di Youtube
Warta Kota/henry lopulalan
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie usai pertemuan dengan DPD Golkar se-Indonesia di rumahnya, Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2014). Golkar masih diselimuti perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar. Menurut kubu Aburizal, Munas IX Golkar digelar pada 2015 sesuai rekomendasi Munas VIII. Namun, kubu penentangnya bersikeras bahwa munas harus digelar pada Oktober 2014. Dalam hal ini, posisi DPD I sangat menentukan karena memiliki suara dalam munas tersebut. Warta Kota/Henry Lopulaloan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau yang akrab dipanggil Ical, mengaku masih yakin presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) akan sangat demokratis dalam bersikap soal Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kepada wartawan di kantornya Bakrie Tower, kawasan Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014), Ical menganggap apa yang dinyatakan SBY melalui rekaman di Youtube, bukan berarti SBY menolak pemilihan Wali Kota dan Bupati melalui DPRD.

"Pak SBY sudah jelas dalam baik itu facebook, twitternya, youtube-nya menjelaskan, beliau adalah seorang negarawan yang sangat demokratis," katanya

Dua hari lalu di Youtube, SBY berpandangan bahwa pilkada langsung perlu dipertahankan.

Ia pun menjanjikan, dalam dua hari ini, Partai Demokrat akan memberikan pandangannya secara lengkap tentang RUU Pilkada.

RUU Pilkada didukung oleh Koalisi Merah Putih (KMP), dan terang-terangan ditentang oleh koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) yang suaranya di parlemen jauh lebih sedikit. Pasalnya dengan suara mayoritas yang dimiliki KMP, kandidat yang didukung sudah pasti akan menang dengan mudah.

Walau pun banyak pihak yang menentang pemilihan kepala daerah secara tidak langsung, dan menyebut hal itu sebagai kemunduran demokrasi, namun Ical cuek akan hal itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya sangat wajar jika RUU Pilkada diperdebatkan, karena memang hal tersebut menyangkut kepentingan banyak orang.

Namun demikian pemerintah tidak bisa serta merta menarik RUU Pilkada dari DPR, pasalnya proses tersebut sudah berjalan dan akan disahkan pada bulan ini. SBY pun menurutnya akan menghargai apapun keputusan DPR.

"Apapun keputusan DPR RI harus kita hormati," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas