Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PDIP Nilai SBY Tak Serius Gerakkan Demokrat Pilih Pilkada Langsung

Alasannya, opsi yang mereka usung pilkada langsung dengan 10 catatan tidak diakomodasi paripurna.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in PDIP Nilai SBY Tak Serius Gerakkan Demokrat Pilih Pilkada Langsung
Tribunnews/Herudin
Anggota Fraksi Partai Demokrat melakukan aksi walk out (WO) dari ruang sidang paripurna DPR RI saat pengesahan RUU Pilkada, Jumat (26/9/2014). Pengesahan dilakukan melalui mekanisme voting dengan hasil pemilihan kepala daerah dikembalikan lewat DPRD, setelah hasil voting menunjukkan sebanyak 226 anggota dewan memilih Pilkada lewat DPRD dan 135 orang lainnya memilih Pilkada langsung, dari total anggota DPR yang mengikuti voting sebanyak 361 orang. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kecewa dengan sikap Demokrat dalam rapat paripurna pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada).

Maklum, Demokrat menyatakan walkout dalam rapat paripurna tersebut. Alasannya, opsi yang mereka usung pilkada langsung dengan 10 catatan tidak diakomodasi paripurna.

"Kita kecewa karena PD tidak sungguh-sungguh memenangkan pilkada langsung dengan walkout," kata Eva di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Tapi, Eva lebih kecewa dengan SBY yang tidak serius menggerakkan mesin partai. Menurut Eva, tidak mungkin tindakan Demokrat walkout tanpa sepetahuan dan restu SBY.

"Warisan SBY yang buruk karena mereka menyetop demokratisasi di Indonesia dengan kembali ke Orba," ujarnya.

Mengenai keinginan Demokrat untuk menggugat hasil rapat paripurna dimana keputusannya pilkada lewat DPRD, Eva punya pendapat lain. "Menggugat yang tepat ya ke Demokrat dan Pak SBY sendiri, karena penyebab kalah adalah mereka berdua," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas