Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kejati DKI Teliti Berkas Kasus Kekerasan Seksual Dua Guru JIS

Kemudian jaksa-jaksa yang dipilih menangani kasus ini juga sudah satu persepsi hukum dengan penyidik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Kejati DKI Teliti Berkas Kasus Kekerasan Seksual Dua Guru JIS
TRIBUNNEWS.COM/ACHMAD RAFIQ
Suasana sebelum Persidangan kasus kekerasan seksul JIS di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah dua kali dikembalikan kepada penyidik Polda Metro Jaya, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kembali melakukan penelitian terhadap berkas kasus kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS) untuk tersangka Neil dan Ferdinant.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Adi Toegarisman mengatakan bahwa pihaknya harus meneliti secara baik supaya tidak ada kelemahan saat di persidangan.

"Kita teliti, kan jangan sampai ada kelemahan baik dari materil maupun berkasnya. Ini bukan kendala tapi itu proses," ujar Adi di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2014).

Dikatakannya, kejaksaan sudah dua kali mengembalikan berkas tersebut kepada Polda Metro Jaya dan kini berkas tersebut sudah kembali berada di tangan jaksa peneliti.

"Sudah diteliti ulang, saat ini sedang dikroscek lagi," kata dia.

Pada kesempatan lain, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan pihaknya berharap paling lambat minggu depan, berkas dinyatakan lengkap atau P21.

"Berkas kasus JIS sudah dua kali diteliti kejaksaan, kemarin yang terakhir sudah dipenuhi dan kembalikan ke kejaksaan," ucap Heru di Mapolda Metro Jaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Heru melanjutkan dari pihak kejaksaan sudah menyiapkan tim khusus untuk menyusun dakwaan sehingga segera di proses ke persidangan. Kemudian jaksa-jaksa yang dipilih menangani kasus ini juga sudah satu persepsi hukum dengan penyidik.

"Dari awal kan kita sudah bersama dengan kejaksaan sejak kasus lima cleaning service. Sampai dua orang tersangka ini. Kita terus intens koordinasi," kata Heru.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas