Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Poempida Anggap Seleksi Menteri Hak Prerogratif Presiden

dalam politik kalau ada yang tersisihkan karena suatu proses itu biasa saja

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Poempida Anggap Seleksi Menteri Hak Prerogratif Presiden
Tribunnews/Herudin
Mantan anggota DPR RI, Poempida Hidayatullah menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014). Diskusi terbuka ini bertemakan Revolusi Mental, Pemuda, dan UU Pilkada . TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi muda Partai Golkar Poempida Hidayatulloh berpendapat Presiden mempunyai hak prerogatif untuk menentukan cara seleksi menteri di kabinet.

"Hak prerogatif dimiliki Presiden untuk menentukan cara seleksi menteri," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Sambung ia, meminta saran KPK dan PPATK pun merupakan hak prerogatif presiden. Bukan mengurangi kewenangannya.
"Meminta saran KPK dan PPATK untuk seleksi menteri bagus saja untuk upaya pencegahan korupsi dan uji integritas," ujar mantan anggota DPR ini.

Menurutnya, dalam politik kalau ada yang tersisihkan karena suatu proses itu biasa saja. Apalagi catatan KPK dan PPATK merupakan tanggung jawab hukum setiap warga negara Indonesia.

"Jadi ini jauh dari proses penzaliman," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas