Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus Gerindra Sarankan Jokowi Irit Bicara

Menurut Martin, molornya pengumuman kabinet seperti yang dijadwalkan Jokowi sendiri akibat ulah dia sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Politikus Gerindra Sarankan Jokowi Irit Bicara
Tribunnews/Herudin
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, Kapolri, Jenderal Pol Sutarman, Kepala BIN, Marciano Norman, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Marsetio, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menggelar jumpa pers di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2014). Jumpa pers ini terkait pembaharuan alutsista, intelejen negara, dan juga kesejahteraan anggota TNI dan Polri. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Gerindra, Martin Hutabarat, mengaku tidak yakin ada intervensi terhadap Presiden Joko Widodo dalam menentukan kabinet.

"Saya enggak tahulah. Ini kan kalau ada intervensi dari luar salah lagi. Presiden siapa yang intervensi? Presiden orang nomor satu di negara ini. Beliau paling berkuasa. Membuat kabinet adalah prerogatif presiden," ujar Martin di kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Menurut Martin, molornya pengumuman kabinet seperti yang dijadwalkan Jokowi sendiri akibat ulah dia sendiri. Kata Martin, Jokowi harusnya irit bicara. Alhasil, ketika ada perubahan, tidak menjadi polemik yang meluas di masyarakat.

"Omongannya selalu enggak pas. (Jokowi) Nggak usah banyak omong. Bagaimana presiden yang tidak banyak omong itu yang penting. Kan yang dia hadapi sebenarnya omongannya sendri," ungkap Martin.

Dalam mengumumkan kabinet, lanjut Martin, Presiden Joko Widodo memiliki waktu dua pekan. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk Jokowi untuk terburu-buru.

Sebelumnya, Jokowi diberitakan akan mengumumkan kabinetnya di Tanjungpriuk, kemarin malam. Namun, pengumuman tersebut harus ditunda hingga setidaknya sampai hari ini.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas