Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penghina Presiden Ditangkap

Jika Diperlukan, Arsyad Bisa Dikonseling oleh Polri

"Kalau kondisinya normal kita tawarkan nanti kan tersinggung. Kalau ada permintaan bisa," kata Boy.

Jika Diperlukan, Arsyad Bisa Dikonseling oleh Polri
WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF
Muhamad Arsyad (23), saat tiba di tempat tinggalnya, di Jalan Haji Jum RT 09/01 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/11/2014) pagi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar menyoal Muhammad Arsyad alias Arsyad Assegaf alias Imen (23) tersangka penghina Presiden Joko Widodo di dunia maya perlu direhabilitasi atau dikonseling turut disambut pihak Polri.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan kalau memang diperlukan, pihaknya bisa saja memberikan konseling bagi Arsyad.

"Kalau memang ada permasalahan, bisa saja. Kami punya konseling, psikologi, dan psikiater," ucap Boy, Senin (3/11/2014) di Mabes Polri.

Boy menuturkan pihaknya akan memberikan bimbingan psikologi pada Arsyad kalau diperlukan.

"Kalau kondisinya normal kita tawarkan nanti kan tersinggung. Kalau ada permintaan bisa," kata Boy.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Rendy Sadikin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas