Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Menpora Adhyaksa Curhat ke JK Soal Pramuka

Menurutnya, gerakan Pramuka sekarang banyak mengalami kendala, sehingga butuh pembaharuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Mantan Menpora Adhyaksa Curhat ke JK Soal Pramuka
Tribunnews.com/Nurmulia Rekso Purnomo
Adhyaksa Dault (berpakaian pramuka) dan Jusuf Kalla. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pramuka yang selama ini terlihat hanyalah anak-anak muda berseragam menurut Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), Adhyaksa Dault.

Sedangkan kegiatannya jarang sekali terlihat. Menurutnya, gerakan Pramuka sekarang banyak mengalami kendala, sehingga butuh pembaharuan.

Karena itu, Adhyaksa dengan sejumlah petinggi Pramuka mendatangi Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), di kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2014).

Mereka berniat untuk meminta masukan dari JK yang dianggap sudah sukses memimpin Palang Merah Indonesia (PMI).

"Jadi pramuka selama ini kan terkesan rutinitas dan tradisional. Kami dari kwarnas yang baru Pramuka, kami mau rebranding (membuat citra baru) Pramuka," katanya.

Kata Adhyaksa Wakil Presiden juga mengeluhkan hal yang sama. Kepada mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga itu JK "curhat" soal cucunya yang juga merupakan anggota Pramuka, yang cuma tahu mengenakan seragam Pramuka tanpa tahu maknanya.

"Pak JK mengatakan cucu saya itu Pramuka, tapi tidak mengerti apa itu Pramuka, cuma tahu pakai baju saja," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepada Ketua Kwartir Nasional JK juga meminta agar Pramuka bisa ikut menyelesaikan permasalahan-permasalahan remaja saat ini, mulai dari narkoba hingga kekerasan antarremaja.

Ia mengakui karakter remaja saat ini sudah berubah. Remaja sekarang lebih gandrung aktif di media sosial.

Mereka juga merupakan generasi yang tergila-gila dengan band asing, yang rela terinjak-terinjak saat konser, dan generasi yang sebagian di antaranya saling bunuh bila tersinggung.

"Mereka tidak mau seperti ini kalau tidak kita paksa dengan kurikulum," terangnya. Oleh sebab itu pemerintah harus dukung pemenuh," kata Adhyaksa.

Menurutnya, JK setuju dengan gagasan pembaharuan Pramuka, dan berjanji akan membantu revitalisasi gerakan Praja Muda Karana.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas