Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Terlalu Cepat Menghakimi Jokowi Sekarang

"Terlalu cepat kita menghakimi. Tunggu satu atau dua tahun. Bila tak ada perubahan, saya yang paling cepat mengkritik,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rahmat Patutie
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pengamat: Terlalu Cepat Menghakimi Jokowi Sekarang
Nurmulia Rekso Purnomo/Tribunnews.com
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kala (JK), berfoto bersama dengan Gubernur seluruh Indonesia, di tangga gedung utama, Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (24/11/2014). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rahmat Patutie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Boni Hargens mengatakan, terlalu dini menghakimi kinerja Presiden Jokowi lantaran menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Menurutnya, pemerintah ini baru satu bulan bekerja. Sehingga harus diberikan kesempatan untuk melaksanakan kebijakan setidaknya satu atau dua tahun baru kemudian dinilai.

"Terlalu cepat kita menghakimi. Tunggu satu atau dua tahun. Bila tak ada perubahan, saya yang paling cepat mengkritik," kata Boni dalam diskusi "Kenaikan BBM: Obat atau Racun?" di Jakarta, Senin (24/11/2014).

Jebolan Universitas Indonesia itu menilai para menteri di Kabiinet Kerja dianggap sudah bekerja konkrit dan cepat mengikuti gaya kerja sang presiden.

Menurutnya, Jokowi sedang menata dasar pemerintahan berdasar keterbatasan Anggaran Pembelanjaan Biaya Negara (APBN) 2015 yang sudah dirancang oleh pemerintah sebelumnya.

Dia menuturkan, bahwa semua pihak harus melihat jernih setiap kebijakan yang akan diambil pemerintah. Dengan terus mengawal dan juga mengkritisi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas