Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SBY Datang untuk Membalas Kunjungan JK

Beberapa kali Pak Jusuf Kalla datang dan bersilaturahim dengan saya, menyampaikan pandangan-pandangan dan harapan. Sekarang gantian

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in SBY Datang untuk Membalas Kunjungan JK
Tribunnews.com/Srihandriatmo Malau
Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudoyono (SBY), yang kini menjabat sebagai Chairman Global Green Growth Institute (GGGI), tiba di. Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/12/2014). SBY didampingi mantan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi bertemu presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana Merdeka. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan antara Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudoyono atau yang akrab dipanggil SBY dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau yang akrab dipanggil JK, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2014), hanya berlangsung sebentar, yakni sekitar 20 menit.

Kepada wartawan usai pertemuan tertutup itu, SBY mengaku alasan utama kunjungannya kali ini adalah untuk membalas kunjungan JK. Pada 2009 lalu setelah JK selesai mendampinginya sebagai Wakil Presiden, dan ia kalahkan dalam pemilihan presiden 2009, JK sempat menyambanginya.

"Beberapa kali Pak Jusuf Kalla datang dan bersilaturahim dengan saya, menyampaikan pandangan-pandangan dan harapan. Sekarang gantian," katanya.

Selain itu dalam pertemuan tersebut SBY mengaku sempat menyampaikan dukungannya pada pemerintahan Joko Widodo - JK, agar bisa menyelesaikan tugas-tugasnya.

"Pemerintehan itu akan terus berkesinambungan dari satu era ke era yang lain. Pemerintahan sekarang melanjutkan apa yang dilakukan pemerintahan sebelumnya," ujarnya.

SBY yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat itu selain menyampaikan dukungannya, juga sempat mengutarakan harapan-harapannya terhadap pemerintah untuk Indonesia yang lebih baik.

"Saya tahu mana yang yang perlu digagas dan beliau juga akan tahu mana-mana yang akan diperlukan perbaikan, ataupun kebijakan-kebijakan baru yang lebih tepat," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau pemerintah mencapai capaian-capaian yang baru, dan yang senang adalah rakyat Indonesia," katanya.

Sayangnya SBY tidak menjelaskan harapan seperti apa yang ia maksud. Usai memberikan keterangannya kepada wartawan, SBY langsung beranjak meninggalkan Kantor Wakil Presiden tanpa memberikan kesempatan pada wartawan untuk tanya-jawab.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas