Basarnas: AirAsia QZ 8501 Belum Sampai Dua Jam Terbang
AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak dengan menara pengawas diketahui baru mengudara kurang dari dua jam usai lepas landas
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Dari data Basarnas, pesawat AirAsia tipe Airbus 320 dengan nomor penerbangan QZ 8501 yang hilang kontak dengan menara pengawas diketahui baru mengudara kurang dari dua jam usai lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya.
Pesawat yang membawa 155 penumpang itu diketahui punya jarak tempuh empat jam untuk mendarat di Singapura.
"Kalau mendarat masih jauh, enduro 4 jam, belum sampai 2 jam," ujar Kepala Basarnas Sutrisno di kantor Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Minggu (28/12/2014).
Pihak Basarnas segera mencari pesawat AirAsia sejak ada informasi 7.30 WIB. Basarnas segera berkomunikasi dengan kantor-kantor yang ada di wilayah sekitar pesawat AirAsia hilang seperti Pontianak, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, dan Batam.
"Kami juga komunikasi pihak bandara dan instansi terkait. Belum ada tanda-tanda," ungkap Sutrisno.
Sutrisno memaparkan pihak Basarnas juga sudah menyisir sepanjang pantai di Belitung Timur, Bangka Belitung dan wilayah laut. Sutrisno memprediksi hilangnya pesawat antara posisi Tanjung Pandan dan Pontianak.
"Hilang kontak saat di posisi Tanjung Pandan dan Pontianak," papar Sutrisno.
Pesawat AirAsia yang terbang ke perairan Belitung Timur, Bangka Belitung dikabarkan menghilang. Pesawat AirAsia tipe Airbus 320 dengan nomor penerbangan QZ 8501, membawa 155 penumpang.
"Komposisi penumpang 138 dewasa, 16 anak-anak, dan satu bayi," ujar laporan dari Air Traffic Control kepada Tribunnews.com, Minggu (28/12/2014).
Pihak ATC sudah menegaksan pesawat AirAsia tersebut hilang pukul 07.55 WIB.
"ATC sudah declare lost pukul 07.55 WIB," tegas laporan dari ATC.
Baca tanpa iklan