Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Beberkan Tiga Prioritas Diplomasi untuk 2015

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengungkapkan tiga prioritas diplomasi Indonesia di tahun 2015.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Menlu Beberkan Tiga Prioritas Diplomasi untuk 2015
TRIBUNNEWS.COM//ANDRI MALAU
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari, memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/12/2014). TRIBUNNEWS.COM/ANDRI MALAU 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengungkapkan tiga prioritas diplomasi Indonesia di tahun 2015.

Pertama, kata Retno, yang menjadi perhatian adalah menjaga kedaulatan Indonesia. Ini termasuk perlindungan terhadap kedaulatan wilayah Indonesia.

"Pergaulan internasional harus didasari pada prinsip penghormatan terhadap integritas wilayah teritorial masing-masing negara. Indonesia tidak akan membiarkan prinsip-prinsip tersebut dilanggar pihak lain," kata Retno dalam pidatonya pada acara Pernyataan Pers Tahunan Kemlu RI di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Di antara menjadi perhatian khusus dalam isu tersebut yakni penyusunan roadmap perundingan perbatasan maritim. Prioritas kedua adalah meningkatkan perlindungan terhadap warga negara dan badan hukum Indonesia. Perlindungan dimaksud ditujukan kepada buruh migran.

Menurut Retno, Indonesia hanya akan melakukan kerja sama pengiriman buruh migran apabila negara tujuan memiliki peraturan nasional yang mengatur perlindungan terhadap buruh migran asing.

Sementara prioritas ketiga dalam diplomasi Indonesia selama 2015 ke depan adalah diplomasi ekonomi. Retno menilai kerja sama regional dan internasional di bidang infrastruktur maritim, energi, perikanan dan pelestarian lingkungan bahari akan ditingkatkan.

"Karena itu illegal fishing harus dihentikan. Indonesia siap kerjasama dengan negara lain dan pemberantasan illegal fishing," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas