Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Masyarakat Berhak Tahu Penyebab Kecelakaan Langsung dari AirAsia

Pengamat Penerbangan Samudra Sukardi menilai maskapai Indonesia AirAsia seperti bersembunyi pascakecelakaan AirAsia QZ8501 terjadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pengamat: Masyarakat Berhak Tahu Penyebab Kecelakaan Langsung dari AirAsia
AFP/BASARNAS
Gambar handout ini dirilis oleh Basarnas yang diyakini gambar dari bagian pesawat AirAsia QZ8501, yang difoto oleh penyelam yang bekerja di Laut Jawa, Rabu (7/1/2015). Basarnas mengatakan pada tanggal 7 Januari 2015 telah menemukan ekor AirAsia QZ8501, berpotensi menandai langkah besar untuk menemukan kotak hitam pesawat dan membantu memberi petunjuk penyebab pesawat jatuh ke laut. AFP PHOTO / BASARNAS 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Penerbangan Samudra Sukardi menilai maskapai Indonesia AirAsia seperti bersembunyi pascakecelakaan AirAsia QZ8501 beberapa waktu lalu. Menurut Sukardi, seharusnya AirAsia yang menjelaskan kepada masyarakat bahwa pesawatnya sudah sesuai standar keselamatan.

"AirAsia kaya ngumpet jadi nggak ada di depan. Oh pesawat yang jatuh saya maintenance dengan baik, pilotnya kualifikasinya begitu," ujar Sukardi di Polemik Sindo Trijaya, Sabtu (10/1/2015).

Sukardi mengatakan bahwa masyarakat berhak mengetahui penyebabnya langsung dari pihak AirAsia Indonesia. Dia menyayangkan justru penjelasan resmi diberitahukan oleh Kementerian Perhubungan dan Basarnas.

"Supaya masyarakat tahu bukan itu penyebabnya. Pengumuman bukan dari AirAsia nya," ungkap Sukardi.

Sukardi memberi contoh bahwa Garuda Indonesia sudah siap dengan sistem pengamanan. Karena Garuda Indonesia selain menyiapkan standar prosedur keselamatan yang tergabung dalam Emergency Respon Plan dan berkoordinasi dengan Critical Crisis Center.

"Garuda dia siap. ERP harus membuat koordinasi critical crisis center," papar Sukardi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas