Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jadi Watimpres, Suharso Monoarfa Usulan Resmi PPP

Suharso‎ dipastikan diusulkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar VIII Surabaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jadi Watimpres, Suharso Monoarfa Usulan Resmi PPP
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Pengambilan sumpah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di lakukan oleh Presiden Joko Widodo, saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2015). Sembilan anggota Wantimpres yang dilantik yaitu Subagyo HS, Sidarto Danusubroto, Yusuf Kartanegara, Hasyim Muzadi, Suharso Monoarfa, Rusdi Kirana, Jan Darmadi, Malik Fajar dan Sri Adiningsih. WARTA KOTA / HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya melantik Suharso Monoarfa sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Suharso‎ dipastikan diusulkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar VIII Surabaya.

Ketua DPP PPP versi Muktamar Surabaya Sigit Haryanto mengatakan, pihaknya mengusulkan Suharso Monoarfa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena memiliki kemampuan di bidangnya.

Hal serupa juga terjadi pada Lukman Hakim Saifuddin yang menjabat Menteri Agama. "Pak Suharso dan Pak Lukman itu kader PPP tulen dan berkualitas. Presiden juga tahu itu, sehingga diangkatlah menjadi wantimpres dan menteri," kata Sigit Haryanto di Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Hal itu membantah keterangan bahwa Lukman Hakim dan ‎Suharso tidak mewakili PPP.‎ Menurut Sigit, pernyataan dari PPP kubu Djan Faridz tersebut karena mereka mungkin lupa kalau Suharso dan Lukman adalah kader PPP. Pihaknya pun meminta kader PPP mengabaikan celotehan kubu Djan Faridz yang memang selalu memperkeruh suasana.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas