Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Menkumham Sebut Era Jokowi Terlalu Ekspose Kematian

Mantan Menkumham Amir Syamsuddin menilai ekspose pelaksanaan eksekusi terpidana mati sudah terlalu jauh di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Mantan Menkumham Sebut Era Jokowi Terlalu Ekspose Kematian
Kompas.com
Amir Syamsuddin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menkumham Amir Syamsuddin menilai ekspose pelaksanaan eksekusi terpidana mati sudah terlalu jauh di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Padahal pelaksanaan hukuman mati bukan sesuatu yang menyenangkan untuk dipertontonkan.

"Seperti apa yang dikatakan Jaksa Agung, mengeksekusi mati seseorang terpidana mati bukanlah hal yang menyenangkan. Saya setuju itu. Kita itu wajib menghindarkan expose eksekusi mati menjadi tontonan gratis dari suatu theater maut dan kematian," kata Amir kepada wartawan, Kamis (22/1/2015).

Tetapi kata Amir, pada pemerintahan Jokowi, sangat bertolak belakang. Karena demi menunjukkan ketegasan negara, pemerintah justru mengekspos terlalu jauh proses eksekusi mati.

Seperti sebelumnya, tereksposnya daftar nama orang-orang yang akan dieksekusi secara besar-besaran.

"Seolah pemberitaan dapat dinikmati sebagai show dan tontonan kehebatan pemerintah," ujarnya.

Amir juga menganggap pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebutkan akan ada gelombang eksekusi hukuman mati berikutnya, sangat tidak pantas. Karena tidak menujukan penghormatan keluarga terpidana mati.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas