Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPR Tagih Janji Jokowi Soal Target Pertumbuhan Ekonomi

Salah satu janjinya yakni pertumbuhan ekonomi dapat mencapai dua digit atau setidaknya 7 - 8 % per tahun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in DPR Tagih Janji Jokowi Soal Target Pertumbuhan Ekonomi
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan gedung bertingkat di jalan Prembanan, Kelurahan Kembangsari, Kota Semarang, Jateng, Senin (28/4/2014). Pembangunan tersebut merupakan perluasan apartemen Mutiara Garden. Perkembangan apartemen di Semarang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendesak agar Presiden Joko Widodo alias Jokowi memenuhi janji politiknya saat kampanye Pilpres 2014 kemarin. Salah satu janjinya yakni pertumbuhan ekonomi dapat mencapai dua digit atau setidaknya 7 - 8 % per tahun.

"Kita harapkan capaian tersebut dapat dipenuhi oleh Presiden Jokowi sesuai janjinya. Moment yang tepat perjalanan 100 hari kinerja Presiden Jokowi-JK bisa terealisasikan dengan baik, salah satunya meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata Marwan Cik Asan, Senin(26/1/2015).

Menurut politisi Demokrat asal Lampung ini dalam asumsi makro yang diusulkan di APBNP hanya 5,8%. Sebaliknya dalam pembahasan dengan Komisi XI diusulkan lebih rendah pada kisaran 5,6%.

"Ini tentu harus di jelaskan ke rakyat Indonesia yang memiliki ekspektasi pertumbuhan tinggi saat memilih Jokowi - JK. Karena pertumbuhan ini akan berpengaruh pada lapangan kerja, kemiskinan dan lain-lain," tegas Marwan.

Disamping itu juga Marwan berharap pemerintah dapat melanjutkan program yang dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah berhasil mengerakan 12 juta UMKM, program PNPM, bantuan pupuk, bantuan bibit.

"Bilamana ini tetap dijalankan saya yakin akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Jadi sebaik dan setepatnya jika pemerintah melanjutkannya," ujar Marwan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas