Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bantah Syafii Ma'arif, JK: Presiden yang Pilih Budi Gunawan

Penegasan itu disampaikan JK menyangkal pernyataan Ketua Tim Independen Syafii Ma'arif yang menyebut Budi tidak diusulkan Presiden.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Bantah Syafii Ma'arif, JK: Presiden yang Pilih Budi Gunawan
Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jaksa Agung, HM Prasetyo, dan Wakapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti (depan, kiri ke kanan) memberikan penjelasan tentang sikap pemerintah terkait penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri, di teras Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2015). Presiden meminta pada institusi Polri dan KPK untuk memastikan bahwa proses hukum yang ada harus objektif dan sesuai dengan aturan UU yang ada. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan dan merekomendasikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri.

Penegasan itu disampaikan JK menyangkal pernyataan Ketua Tim Independen Syafii Ma'arif yang menyebut Budi tidak diusulkan Presiden.

Kepada wartawan usai menghadiri "Nikke Forum Jakarta," di hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2015), JK mengatakan tidak ada orang lain selain Presiden yang berwenang mengusulkan nama Calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan.

"Tidak ada orang lain yang bisa putuskan selain pak Presiden," katanya. Saya pun Wapres tidak bisa memutuskan itu, apa lagi yang lainnya," kata JK.

Budi walau pun sudah disetujui oleh DPR namun pelantikannya masih ditunda, karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka untuk Budi. Belakangan Polri membalas dengan menangkap dan menetapkan status tersangka terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

Presiden pun menunjuk Wakapolri Badrodin Haiti untuk sementara memimpin korps Bhayangkara itu, selama Jokowi belum melantik Kapolri yang baru.

JK menyebut hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan lanjutan setelah memutuskan menunda pelantikan Budi Gunawan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah masih menunggu kejelasan status hukum Budi, dan selesainya kekisruhan antara KPK-Polri.

"Sejauh ini kita menunggu penyelesaian masalah hukum dari Budi Gunawan. Presiden belum memutuskan apa-apa tentang hal itu sampai mungkin beberapa waktu kemudian," ujar JK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas