Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Relawan Jokowi: Rasanya Mau Dukung Prabowo, Tapi Pilpres Sudah Lewat

"Karena saya tahu niat Jokowi membuat rakyat lebih baik luar biasa. Tapi beliau belum bisa berdaulat," tandasnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Relawan Jokowi: Rasanya Mau Dukung Prabowo, Tapi Pilpres Sudah Lewat
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Presiden RI Joko Widodo tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Suwondo, Medan, Sumatera Utara, Selasa (27/1/2015). Dalam kunjungan kerjanya ke Sumut, Presiden Jokowi meresmikan proyek pembangunan Terminal Multipurpose Pelabuhan Kualatanjung, proyek diversifikasi produk (ingot menjadi billet) dan pengembangan pabrik peleburan alumunium PT Inalum, pencanangan Kawasan Industri Terpadu Kualatanjung-Sei Mangkei, pembangunan Gardu induk Sei Mangkei, pembangunan pabrik minyak goreng di Sei Mangkei, serta pencanangan operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan Jokowi, Ferdinand Hutahaean merasa kecewa dengan kinerja presiden Joko Widodo.

Menurutnya, dalam 100 hari pemerintahan, Jokowi belum menghasilkan perubahan yang konkret untuk rakyat.

Menurut Ferdinand, janji Jokowi saat kampanye belum terealisasikan.

Ia pun merasa gemas dan menyesal telah mendukung Jokowi menduduki kursi presiden.

"Saya gemas sekali. Rasanya saya mau dukung Prabowo."

"Tapi Pilpresnya sudah lewat," kata Ferdinand dalam diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2015).

Ferdinand melihat para menteri di Kabinet Kerja besutan Jokowi tidak satu komando dalam menjalankan roda pemerintahan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, Jokowi tidak berdaulat dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin negara.

"Saya lihat tidak satu komando pemerintahan ini," tuturnya.

Ferdinand mengaku heran dengan orang-orang yang dipilih Jokowi untuk mengisi kabinet kerja.

Ia menduga bahwa yang memilih menteri dalam kabinet kerja bukanlah Jokowi sendiri melainkan ada pembisik lainnya.

"Karena saya tahu niat Jokowi membuat rakyat lebih baik luar biasa. Tapi beliau belum bisa berdaulat," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas