Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hary Tanoe Ingin Rekrut Jokowi Bergabung ke Partai Perindo

Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo mengaku tertarik merekrut Presiden Joko Widodo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Hary Tanoe  Ingin Rekrut Jokowi Bergabung ke Partai Perindo
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, berpidado politik saat Deklarasi Nasional Laskar Hary Tanoesoedibjo untuk Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2014). Laskar Hary Tanoesoedibjo siap memenangkan pasangan nomor urut satu, yaitu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

Tribunnews.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo mengaku tertarik merekrut Presiden Joko Widodo untuk bergabung dengan partainya. Dia mengaku akan menanyakan langsung kepada Jokowi, apakah kader PDI Perjuangan itu mau berpindah partai.

"Saya akan tanya beliau dulu," kata Harry Tanoe dalam konferensi pers usai deklarasi Perindo di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/2/2015) malam.

Hal tersebut dikatakan Hary saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan Jokowi yang akan berpindah partai karena terus ditekan oleh parpol pendukungnya. Namun Hary tak mau mengungkapkan apa alasan Perindo hendak merekrut Jokowi.

"Ya itu tadi jawaban saya, saya tanya beliau dulu," jawab Hary saat didesak lebih jauh.

Banyak pihak menilai, Jokowi saat ini mendapat tekanan dari parpol pendukungnya di Koalisi Indonesia Hebat terkait pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Langkah Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, dianggap sebagai bentuk mencari dukungan. (Ihsanuddin)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas