Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

ICW: Korupsi Indonesia Sudah Stadium Tiga Gawat Darurat

"Korupsi di Indonesia sudah stadium tiga gawat darurat. Banyak pihak jadi jamaah koruptor, kemudian mengkorupsi uang rakyat," katanya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in ICW: Korupsi Indonesia Sudah Stadium Tiga Gawat Darurat
KOMPAS.com/Icha Rastika
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) menegaskan perilaku korupsi membuat negara hancur. Korupsi juga tidak mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Karena korupsi, orang tidak bisa beribadah karena korupsi," kata Koordinator ICW Ade Irawan di acara 'Berjamaah Lawan Korupsi' di Gedung PP Muhamadiyah, Jakarta, Minggu (8/2/2015).

Ade mengatakan korupsi di Indonesia sudah terstruktur, sistematis dan masif. Perilaku korupsi dilakukan dari tingkat bawah hingga pelaksana anggaran. "Korupsi di Indonesia sudah stadium tiga gawat darurat. Banyak pihak jadi jamaah koruptor, kemudian mengkorupsi uang rakyat," katanya.

Kriminalisasi KPK, kata Ade, terjadi saat lembaga antirasuah itu mengungkap perilaku korupsi. "Ada perlawanan balik, yang terjadi kepada KPK merupakan bentuk perlawanan dari jamaah korupsi," imbuhnya.

‎Untuk itu, Ade mengatakan pihaknya membutuhkan bantuan masyarakat melawan korupsi. "1000 KPK tidak cukup, butuh jamaah lain untuk melawan korupsi. Kami Siap jadi Makmum KPK, untuk menjadi jemaah melawan korupsi," tuturnya.

Sementara Ketua Pemuda PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan menghancurkan KPK sama dengan merusak agenda pemberantasan korupsi.

‎"Menghancurkan pemberantasan korupsi sama artinya dengan berhadapan dengan Pemuda Muhammadiyah," ujar Dahnil.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas